Posted by : sayudha Sabtu, 19 Mei 2018

Rumah adat suku Banjar yang terkenal adalah “Bubungan Tinggi”. Pada zaman dahulu, Bubungan Tinggi merupakan rumah adat khusus keluarga kerajaan, namun seiring perkembangan kemudian diadopsi oleh masyarakat Banjar secara umum yang kemudian menjadi ikon kebanggaan suku Banjar. Disebut “Bubungan Tinggi” karena konstruksi bangunan rumah memiliki bagian yang menjulang lancip ke atas. Secara umum “Bubungan Tinggi” terdiri dari beberapa konstruksi ruangan, yaitu :
  • Pelatar
Pelatar merupakan ruangan yang ada pada bagian paling depan rumah. Biasanya terdapat setelah menaiki tangga rumah. (Baca juga : Cabang Seni Rupa)
  • Paciran
Paciran merupakan ruangan penghubung. Paciran terbagi menjadi paciran dalam dan paciran luar. Biasanya paciran ini digunakan sebagai ruang untuk menyimpan peralatan pertanian atau pertukangan. (Baca juga : Unsur Unsur Kebudayaan)
  • Panampik
Panampik merupakan ruangan yang digunakan sebagai tempat untuk menerima dan menjamu tamu yang berkunjung. (Baca juga : Tarian Tradisional Sumatera Barat)
  • Palindangan
Palindangan merupakan bagian ruangan yang digunakan sebagai tempat untuk beristirahat dan tidur. (Baca juga : Perbedaan Seni dan Keindahan)
  • Padapuran
Padapuran berada di bagian paling belakang rumah dan berfungsi sebagai tempat untuk memasak maupun menyimpan berbagai perabot memasak.

Sumber: https://ilmuseni.com/seni-budaya/kebudayaan-suku-banjar

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © kesenian dan kebudayaan dikota banjarmasin - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -